Sabtu, 22 Maret 2025

SEHAT BERPUASA



Oleh: Istantini

Mainstteam Analitis


Berpuasa Ramadan sangatlah nikmat

Tak sekadar kualitas ibadah meningkat

Tubuh pun memberikan reaksi kian sehat.


Sakit bak iritasi dari dahaga yang mengimpit

Perih dari dampak lapar yang sangat melilit

Tak sekali pun suara keluh kesah menjerit

Kalah oleh cinta pada Dia sangat melejit.


Yakin kalam Tuhan menurunkan solusi

Mengatur organ pencernaan berfungsi

Tubuh hanya butuh sedikit beradaptasi

Memberikan waktu 'tuk proses oksidasi

Kita hanya harus bersabar tanpa sangsi.


Sedikit durasi metabolisme makin lancar

Proses detoksifikasi berlangsung gencar

Penyakit bersarang bak tersingkir, gentar

Lemak jahat terkikis, berulang tertampar

Kolesterol terusir dan berangsur ambyar

Tubuh menjadi sehat, segar, dan bugar.


Seperti tak percaya tetapi semua realita

Tekanan darah jadi normal terus terdata

Sakit serta nyeri-nyeri sendi sirna merata

Ada regenerasi sel-sel di dalam tubuh kita

Jadikan kesehatan paripurna terus tercipta.


Berusaha jalani ibadah puasa hingga nanti

Makna hakiki akan mengalir ke dalam hati

Menjadi vitamin yang tak pernah terganti

Ketenangan dan kedamaian mengikuti.


Pikiran lebih fresh, fokus pada ibadah

Iman dan takwa pada-Nya kian mendarah

Tempat bersandar, bersimpuh, serta berserah.


Bondowoso, 5 Maret 2025

Jumat, 14 Maret 2025

Laksana Tacenda

 


Oleh Istantini


Kisah cerita itu telah lama tak beraura

Pucat pasi oleh kikisan almanak

Entah kapan segmen-segmennya mulai meluruh

Menyisakan larah-larah bayang kian samar


Telah tak terbaca oleh kasat mata

Rekaman datanya telah tak berwadah

Bagaimana bisa menemukan makna

Sekecil saja noktahnya tiada bisa dijumpa

Bagai telah terkubur dalam keabadian


Dan sang bayu seperti enggan berembus

Hingga semilirnya pun tiada bisa Menggetarkan pikiran

Merefresh memori 'tuk kembali pampangkan

Episode demi episode rangkaian kisahku


Lembah kenangan itu telah lama melumut

Melapuk dari pangkal hingga ujung

Tiada berwujud

Hampa memungut


Laksana tacenda 

Biarkan semua berdiam

Tak perlu berpapas

Atau berusaha merupa


Hingga semua bangunkan kesadaran

Menjadi bagian dari suratan kuasa-Nya

Bahwa perjalanan ini masihlah panjang

Langkah masih harus terus menapak


Dermaga tujuan masih membentang di sana

Fokus menyinergitas segala daya

Mengukir warna cerita nan beragam

Tanpa bayang-bayang tacenda


Bondowoso, 25 Februari 2025


Selasa, 11 Maret 2025

KESERUAN ALUN-ALUN KOTA


Oleh: Istantini

Mainstream Analitis


Aktivitas Ramadan begitu khas

Seakan berpola berbalut antusias

Menjadi budaya yang terus menghias.


Ada pemandangan kembali mengemuka

Gerai-gerai kuliner menjamur seketika

Jajakan takjil kekinian ikuti dinamika

Wajah lalu-lalang penuh rasa suka.


Pilih-pilih jajanan sesuai selera

Tawar-menawar nyaris tiada suara

Langsung bungkus, harga yang bicara

Kepuasan terbaca jelas pada ribuan aura

Senyum rekah pedagang, bahagia mendera.


Seakan bertumpah ruah di alun-alun kota

Antrian pemburu takjil tampak di bola mata

Ragam minuman menggoda nafsu makan beta

Kripik dan camilan terkemas menarik dengan pita

Kue-kue tradisional penggoyang lidah pun menggurita

Menjadikan rekomendasi rasa baru dalam kuliner wisata.


Ada cerita indah menyerta di antara kerumunan

Sua sahabat yang lama dalam circle kerinduan

Canda tawa tercipta, tergulir pula suatu pesan

Mengenang kisah lama, momen seru-seruan

Janji bertemu jadi agenda dan harapan.


Ramadan menjadi bulan penyatuan umat

Geliat silaturahmi berkembang pesat

Alun-alun kota sudah memahat

Kebersamaan kembali erat.


Keseruan benar-benar menjelma

Warnai ibadah puasa sepenuh atma

Wujud cinta pada-Nya terus menggema.


Bondowoso, 2 Maret 2025

Rabu, 05 Maret 2025

BERHATI RAMADAN

 

Sumber foto dari google

Oleh: Istantini

Mainstream Analitis


Ramadan 'lah membersamai penuh makna

Arahkan hati selalu fokus 'tuk bisa mencerna

Tak sekadar dalam kata-kata tersurat oleh pena.


Pastikan tatanan hati 'lah sesuai dengan ekspektasi

Tempa diri hingga perubahan tampak pada atensi

Setiap sudut dan sisi berhasil lewati hibernasi

Tercermin pada terapan perilaku dan aksi.


Bagaimana kelembutan hati melekat pada aura?

Keluasan dan kedalaman layaknya samodera

Kesabaran mengikis kerak amarah mendera

Keikhlasan nan membahana, tanpa suara

Mengiringi Ramadan mulia tiada tara.


Selalu menghirup aroma harum Ramadan

Kiat menjaga atma supaya tetap stagnan

Mencegah berpaling oleh glamor godaan

Membuka mata hanya 'tuk lihat kebaikan

Tak biarkan telinga dengarkan gunjingan

Terus fokus pada peningkatan keimanan.


Bertumpu pada keistimewaan Ramadan

Kuatkan hati jalani ragam ibadah dan amalan

Bisa menangkis segala rupa bujukan manis setan

Upayakan hati penuh kasih sayang yang berkepedulian

Mampu menajamkan mata hati akan keadaan lingkungan.


Bijaksana, lapang dada terus memahat karakter positif

Penuh maaf akan hadirkan sisi keindahan eksklusif

Hati menjadi perisai dari ragam prasangka negatif

Menopang pengendalian diri yang sangat efektif.


Jalani aktivitas bernapaskan Ramadan dengan hati

Menjaga kemurnian, kejernihan, kelembutannya tiada henti

Memohon petunjuk-Nya agar keselarasan berjalan secara pasti.


Bondowoso, 3 Maret 2025


Senin, 03 Maret 2025

PINTU RAMADAN

Sumber foto dari google

Oleh: Istantini

Mainstream Analitis


Kerinduan pada Ramadan sebentar lagi akan terbayar

Hasrat ingin berjumpa membuat sanubari bergetar

Bahagia merekah seiring pintunya terbuka lebar.


Aura Ramadan amat kental menghiasi semesta

Gema zikir akan memecah hening malam gulita

Masjid, musala, altar pasti ramai terekam mata

Aktivitas ibadah akan memenuhi, tergelar nyata.


Pintu Ramadan terbuka dari semua penjuru arah

Sebulan akan dipenuhi keistimewaan terdedah

Tiap hamba hanya memasuki tanpa gelisah

Siapkan kesabaran tanpa terselip amarah

Luaskan hati agar hikmah 'kan singgah.


Berusaha berkompetisi mengalahkan diri

Memenjara egoisme berbisik tanpa disadari

Menguliti penyakit hati yang datangkan nyeri

Upayakan cahaya Ramadan 'kan bisa menyinari

Intensifkan aktivitas spiritual supaya dunia berseri

Menjalani semua dengan bahagia yang tiada terperi.


Pastikan sehat tubuh dan mental harus bersanding

Adakan penyambutan Ramadan amatlah penting

Mengupayakan tradisi telah mendarah daging

Lakukan ritual agar keselamatan mengiring

Melestarikan budaya asli agar tiada asing.


Pintu Ramadan awali segala kebaikan datang

Frekuensi peribadatan kian tinggi menjulang

Kedekatan pada-Nya bertumbuh kembang

Kumpulkan pahala tak pernah gamang.


Beribadah dan berbagi secara inklusif

Terus langitkan doa dan bermunajat intensif

Mohon petunjuk-Nya demi kualitas iman progresif.


Bondowoso, 1 Maret 2025

Kamis, 27 Februari 2025

Sebatas Impian

 


Oleh Istantini

Impianku mungkin hanya seperti noktah

Teramat kecil di antara benda-benda luar angkasa

Bahkan telah terlempar lenyap

Terjerembab entah di dunia mana

Atau tempat seperti apa


Mungkin impianku terlalu tinggi 

Tiada masuk akal, teramat sulit dinalar

Tak setempat dengan hunianku berada

Terlalu asing jika harus menghiasi duniaku


Hanya sebatas impian yang usang

Tak 'kan pernah menjelma dalam realita

Bahkan kegagalan melintas sejak awal

Kandas kusadari sejak pertama

Sebelum upaya mewujudkannya


Tatkala berkaca betapa menyedihkan

Ada berjuta tanya mengapa diri terlalu lemah

Mengapa sumber daya benar-benar tiada

Kemampuan dan finansial tiada merupa


Apakah miliki impian suatu kesalahan

Apakah diri tiada pantas

Hingga cahaya takdir-Nya tiada menerang

Tiada jeda mengaduk-aduk isi kepala

Mencabik-cabik rasa


Di antara lunglai ini akhirnya ku berserah

Mendarahkan kesabaran

Menjaga prasangka baik rencana-Nya

Yakin kebaikan sempurna 

Akan datang melebihi pinta


Bondowoso, 27 Februari 2025



Senin, 22 Juli 2024

SEMANGAT JUANG



 Oleh: Istantini

Mainstream Analitis

Totalitas berjuang demi kemenangan tergenggam
Mengukir tinta emas menjadi sejarah terekam
Mengharumkan persada dengan restu alam.

Terus berlatih menggembleng kemampuan
Tumbuhkan kedisiplinan di tiap kegiatan
Upayakan semangat baja ditegakkan
Kerahkan daya meraih kejuaraan.

Laksanakan persiapan sempurna
Menampilkan tiap sisi tanpa tuna
Usahakan semua hambatan sirna
Hamparkan kegembiraan suasana
Terfokus kesuksesan membahana.

Semangat berjuang terus berkobar
Tiada lelah senantiasa berikhtiar
Pantang menyerah terus tersiar
Slogan-slogan selalu berkibar
Api kemenangan membakar
Bintang pun akan bersinar.

Kepercayaan diri makin kuat
Piawai menentukan satu siasat
Cerdas menerapkan secara cepat
Melakukan yang terbaik tanpa penat
Berlandaskan hati seiring doa terpanjat.

Upayakan motivasi diri tiada melemah
Memacu tingkat kekuatan bertambah
Ketangguhan tercipta dan terdedah
Gema juara 'kan bisa membuncah.

Gigih bertanding penuh totalitas
Seiring doa dan dukungan yang antusias
Berpasrah kepada-Nya atas ranking 'tuk berpuas.

Bondowoso, 8 Juni 2024

Kamis, 18 Juli 2024

MENYIRNAKAN RAPUH

 

Sumber foto dari google

Oleh: Istantini

Mainstream Analitis

Kehidupan tiada sepi dari masalah
Menuntut kita belajar tiada lelah
Dapat memetik suatu hikmah.

Berulang kali hati merapuh
Beribu kali harus bertaruh
Daya bagai telah lumpuh
Taklagi bisa mengayuh.

Lama berjalan tanpa arah
Lalui waktu penuh gundah
Sedih hati kian membuncah
Histeris tangis makin pecah
Selaksa kegelapan menjarah.

Menata hati bisa tetap sabar
Bertindak dengan penuh nalar
Takkenal kalah dan tetap tegar
Hadapi seluruh cobaan tergelar
Takada jeda menikam, mencecar
Menyelesaikan dengan kiat pintar.

Membangun motivasi dari dalam
Upayakan tekad terus tergenggam
Seiring bara semangat tiada padam
Berkobar dalam tragedi mengancam
Jadi kekuatan yang siap menghantam.

Memilih menebar kebaikan nan sarat
Mengunci pintu nestapa rapat-rapat
Menyirnakan rapuh yang tersemat
Hadirkan bahagia di waktu tepat.

Yakin tiada derita tanpa akhir
Selalu bersyukur di tengah getir
Menjalani takdir-Nya tiada mangkir.

Bondowoso, 1 Juni 2024

Rabu, 17 Juli 2024

BAHAGIA DI SINI

 


Oleh: Istantini

Mainstream Analitis

Bahagia menjadi asa yang utama
Berharap impian akan bisa menjelma
Melewati beragam liku dan sarat dilema.

Embus napas terasa longgar dan sejuk
Tiada beringas dendam terus merajuk
Tanpa luka hati menggurat menusuk
Upayakan surga 'kan terus berpeluk.

Bahagia di sini penuh kedamaian
Tiada gap terselip di hati dan angan
Suasana hangat hadir dalam dekapan
Empati selalu terdedah sarat ketulusan
Kental kasih sayang penuh kekeluargaan.

Harmoni selalu tercipta dalam tiap dimensi
Totalitas dukungan lingkungan menghiasi
Bersinergi gegap gempita tiada sangsi
Memetakan fokus upaya tiap aksi
Senantiasa menjaga reputasi
Menuju impian terealisasi.

Hadapi bersama tiap badai
Saling menguatkan tersemai
Kelola emosi tiada pernah lalai
Erat genggam tangan tak terberai
Adalah suasana selalu membingkai.

Bahagia di sini dengan segenap rasa
Menerima apa adanya tak hanya sketsa
Berusaha hadirkan romansa yang tak biasa
Sempurnakan kesederhanaan nan kaya nuansa.

Tetap di sini dengan panorama istimewa menemani
Meyakini lebahagiaan terdedah dalam cinta nan murni
Bersandar kasih sayang-Nya demi hadirnya suatu harmoni.

Bondowoso, 31 Mei 2024

Luka Hati

 

                   Sumber foto dari google

Luka hati ini menggurat dalam

Tak sekadar meradang di permukaan

Sakitnya tiada bisa tertahan
Mengiris-iris membabi-buta
Menuai labil dan rentan parah

Ibarat ribuan pukulan bersarang Menghantam dahsyat
Telah mengalirkan tangis darah
Dalam isak memberat
Sedu sedan yang teramat
Embus napas yang terhambat

Luka hati ini menganga lebar
Akibatkan infeksi jiwa meluas
Menekan dan merongrong
Melilitkan keterpurukan

Senyum menberat dan hambar
Tirai terdedah makin lebar
Mengerdilkan semangat
Murung makin lama mengendap

Diam dalam luka
Senyap hinggapkan derita
Bersandar pada-Nya sembari berdoa
Selalu berzikir tenangkan jiwa
Berangsur lemah 'kan menyirna

Bondowoso, 29 Mei 2024

Sabtu, 25 Mei 2024

TROPIS RINDU

 

Sumber foto dari google

Oleh: Istantini

Mainstream Analitis

Iklim tropis terus berhelat
Perkasa di tengah penyekat
Menjelmakan tiap asa tersirat.

Embus angin membawa warta
Tentang rindu terus bertahta
Paling purba dalam realita
Mendayu melalui genta.

Awan berarak di antariksa
Meminang hujan mengangkasa
Mengantarkan rindu yang tidak biasa
Bersenyawa rasa haru tak sekadar sketsa
Piawai mewakili atma menjelmakan romansa.

Memenuhi lembaran masa dengan ribuan kisah
Tentang kemurnian rasa senantiasa membuncah
Tentang rinai rindu mengalir tiada tersanggah
Seiring signal restu semesta yang terdedah
Tak pernah sekejap pun hadirkan gundah
Mahkota kesetiaan bertuas dan rekah.

Musim berganti kuatkan pilar kepercayaan
Kemarau datang tiada pernah mengeringkan
Selalu menyuplai energi agar tegar bertahan
Buat takaran asam basa dalam keseimbangan
Menambah kesuburan akan cinta bermekaran.

Kemarau dan hujan tetaplah membawa rindu
Kaya nuansa dalam warna cerita nan syahdu
Menetralkan pahit yang terselip meresidu
Berganti manis rindu yang mencandu.

Tropis rindu hadir menetap tiada beranjak
Mengagungkan cinta anugerah-Nya tiada terelak
Mengorbitkan eksistensi rasa pada musim tetap memihak.

Bondowoso, 25 Mei 2024

Kamis, 23 Mei 2024

HATI BAGAI MALAIKAT

 


Oleh: Istantini

Mainstream Analitis

Dia mempunyai kemurnian hati
Mewarnai sepak terjang tiada henti
Ketulusan bisa dirasakan amat berarti.

Dia memiliki hati bagai malaikat
Terbangkan sayap-sayap nan kuat
Tebarkan kebaikan di segala tempat
Tanpa sekecil bias keburukan terlihat.

Jalan kehidupan dilintasi penuh makna
Menorehkan pengabdian mewarnai buana
Melembutkan kalbu berbelas kasih merona
Ukir kebermaknaan sirnakan atma merana
Berjalan penuh keikhlasan memantik renjana.

Kebahagiaan sesama selalu jadi acuan utama
Sinergikan atma dan pikiran berjalan berirama
Mengisi etalase-etalase jasa agar menggema
Memperkaya hati melalui aktivitas prima
Menuju surga meski jarak tempuh lama
Jadi gelanggang tanpa ragu menjelma.

Kehidupan berkutat satu hal
Membentangkan bakti sosial
Memperluas empati nan andal
Upayakan simpati terus terpintal
Menghapuskan derita secara total.

Kekaguman ini takbisa beranjak
Makin bertumbuh takbisa terelak
Biarkan hati condong dan memihak
Nikmati debar akan pesona menjejak.

Hati bagai malaikat mengundang pujian
Berharap bisa bermanifestasi menjadi kekuatan
Istikamah mempraktikkan dalam rida-Nya berhamparan.

Jakarta, 16 Desember 2023

Senin, 20 Mei 2024

GEMILANG MASA DEPAN

 


Oleh: Istantini

Mainstream Analitis

Gemilang masa depan menjadi idaman
Bukan bertahtakan harta kekayaan
Kebahagiaan hakiki jadi acuan.

Melalui perjalanan panjang
Penuh liku dan aral melintang
Harus berjuang serta berperang
Tak menyerah oleh ribuan rintang.

Ragam tantangan tentu menghampar
Menguras semua daya tiada bisa ingkar
Menyiapkan mental baja tak pernah gegar
Bangun keberanian tanpa sedikit pun gentar
Mengupayakan semua dapat berjalan lancar.

Terkadang harapan taksesuai dengan realita
Variabel penghambat datang jauh dari pinta
Hadir tiada terduga dan hancurkan cita-cita
Hanya akan menyelipkan sejumlah derita
Menunjukkan agar kita membuka mata
Menajamkan rasa, karsa, serta cipta.

Jadikan pendidikan fokus utama
Memotivasi diri hingga dasar sukma
Semangat belajar 'kan terus menggema
Kuasai beragam ilmu sebagai cahaya atma
Menerangi dunia tanpa setitik kelam menjelma.

Keterampilan juga menjadi target potensial
Melatih tangan menjadi terampil nan andal
Selalu berkreasi serta tak kenal terminal
Manfaatkan peluang secara optimal.

Terus bersanding teknologi secara aktif
Upayakan produk mengglobal dan kompetitif
Berharap restu semesta berlimpah secara masif.

Bondowoso, 17 Mei 2024

Sabtu, 18 Mei 2024

Pendar Keraguan

 


Oleh Istantini


Bagaimana mungkin kepercayaan bertahta
Merekah seindah dan seharum mahkota
Bila pendar keraguan pada sinar mata
Tampak jelas bercerita tiada dusta.

Bagaimana keresahan bisa sirna
Beralih rasa dengan tulus renjana
Bila aura keraguan mengukir buana
Terbaca jelas di daun-daun angsana.

Meskipun telah kujaminkan seisi atma
Berhiaskan kristal ketulusan memesona
Dengan pahatan cinta teristimewa nama
Lingkupi seluruh indera, raga, dan sukma.

Pun telah kusempurnakan dengan doa
Tanpa membiarkan sekejap pun terjeda
Menyatukan hati pikiran merayu semesta
Fokuskan rasa mengorbitkan ke langit asa.

Akankah semua bisa bebaskan belitan rasa
Yang masih memaku dengan selaksa resah
Tersebab pendar keraguan tak jua enyah
Menjadi samar hingga berangsur sirna.

Tengadah tanganku terus bertumpu
Tanpa sekecil pun lelah mencatut
Seiring khusyu' dalam bersimpuh
Keyakinan ini tiada pernah surut.

Bondowoso, 17 Mei 2024


Senin, 06 Mei 2024

Senja Itu

 

Sumber foto dari wag

Oleh Istantini


Senja itu masih sarat dengan renjana
Dan sepoi angin yang berhembus
Terus mengabarkan pada semesta
Tentang cinta dengan pamor sejatinya

Senja dalam sepi, tertegun diam
Memangku hening dalam kerapuhan
Mencoba mengulas senyum
Menayangkan ulang kenangan indah
Tentang pejalanan cinta dan hakikinya

Tiada henti meramu dengan pernak-pernik rindu
Mengalirkan makna menyentuh relung kalbu
Menghadirkan debar cinta tak pernah semu
Terus bersenyawa dalam menempuh deret waktu

Senja itu masih sarat dengan renjana
Bertuas pada perjalanan cinta tak bertepi
Menyusuri tak terbatas satu rel hati
Sembari kumandangkan syair-syair mematri

Lukisan senja itu tetaplah indah
Dan saga pun tetap semburat
Mengisyaratkan cinta
Memerah dalam rasa dan makna.

Bondowoso, 5. Mei 2024

Rabu, 01 Mei 2024

Serpihan Kenangan


Oleh: Istantini


Terbilang hanya sepenggal cerita
Tiada berujung dan berpangkal
Tiada awal pengait rangkaian
Sebatas kisah singkat
Tanpa episode lanjutan

Ingatanku takbisa mengungkapkan
Memori seperti terhalang tirai tebal
Aku berusaha tajamkan ingatan
Merayu harus kugencarkan
Memuja pun taklalai keserukan

Pikiranku berputar hebat
Mencoba lakukan suatu pencarian
Menemukan sesuatu yang hilang
Agar serpihan-serpihan kisah
Membentuk kenangan lengkap
Tanpa penggalan-penggalan berserak

Entah....
Kenangan hanya sebatas serpihan
Sesingkat memberi warna
Ataukah memori akan mengemuka
Bersua kembali dalam jejak cerita
Dalam satu kesatuan

Kala ingatan itu kembali bekerja
Serpihan-serpihan kenangan
Terpahat pada lembaran masa
Dalam uforia tiada lagi tergilas.

Bondowoso, 20 April 2024

Kamis, 04 April 2024

CINTA AL-QUR'AN

 


Oleh: Istantini

Mainstream Analitis

Al-Qur'an merupakan kumpulan kalam
Semesta ilmu Sang Penguasa alam
Pedoman hidup bermakna dalam.

Lantunan ayat-ayat suci nan merdu
Menggetarkan kalbu memantik rindu
Kekaguman mengakar hati dan empedu
Menuai instrospeksi 'kan selalu memandu.

Rangkaian diksi nan indah tiada terbanding
Pancarkan cahaya terang hadir bersanding
Tumbuhkan cinta suci tak akan berpaling
Berikan fekuensi perhatian makin sering
Hadir menyapa menjadi begitu penting.

Membaca dengan tajwid yang benar
Pulihkan pikiran dalam radang gencar
Meneduhkan hati lenyapkan rasa gusar
Menyebarkan atmofer kedamaian sekitar
Jadikan semua lembaran hari berarti besar
Tanpa menyia-nyiakan waktu terus berputar.

Meyakini tanpa ragu Al-Qur'an bagai mukjizat
Pedoman dalam menjalani hidup nan berat
Berharap berada di marka jalan nan tepat
Terhindar dari godaan membuat sesat
Selamat mengarungi dunia akhirat.

Cinta Al-Qur'an terus bertumbuh
Memantik rindu yang selalu berlabuh
Nilai spiritual mengisi kalbu secara penuh
Penyembuh sakit raga sukma sangat ampuh.

Memohon kepada-Nya selalu dibukakan hati
Terus termotivasi mengikuti kajian tiada henti
Cerahkan hati pahami kalam-Nya sangat berarti.

Bondowoso, 28 Maret 2024

Rabu, 03 April 2024

NIKMAT IFTAR

 

Sumber foto dari wag

Oleh: Istantini

Mainstream Analitis

Kebersamaan menghiasi waktu berbuka puasa
Kegembiraan terlihat nyata tak sekadar sketsa
Atmosfer kebahagiaan terus mengalir leluasa.

Lapar dahaga telah memenjara sehari penuh
Pucat pasi selimuti seraut wajah tiada jenuh
Ungkapan ekspresi jujur tetapi tiada mengeluh
Menguatkan diri dalam keimanan nan tangguh.

Selalu ada daya 'tuk menyiapkan menu lezat
Rupa-rupa hidangan dalam komposisi tepat
Dilakukan bersama penuh canda tawa terpahat.
Menjadi suatu keharmonisan yang terus lekat
Berharap sajian bisa menggoyang lidah nan nikmat.

Jadikan kuliner nusantara referensi selera hati
Hunting bahan fresh menjadi acuan pasti
Beragam menu terhidang selalu berganti
Suguhkan pula kolak, es amatlah berarti
Memanjakan indera perasa tiada henti
Menuai lahap kala iftar bisa teramati.

Kulukiskan nikmat iftar lewat kata
Bak kemenangan hadir depan mata
Hasil perjuangan menguras lara cita
Memerangi godaan setan tiada nyata
Tegakkan panji iman takwa jadi realita.

Berkumpul dengan keluarga ketika iftar
Sembari tanamkan nilai religius nan cetar
Memetik makna agar cahaya hidup bersinar
Selalu berada di jalan-Nya terus menghampar.

Nikmat iftar terasa lengkap dan sempurna
Diiringi kegiatan berbagi yang bernilai guna
Serasa menghirup aroma surga selalu merenjana.

Bondowoso, 29 Maret 2024

Rabu, 13 Desember 2023

BERSATU UNTUK NEGERI

 


Oleh: Istantini

Mainstream Analitis

Negeri kita sangat kaya keberagaman
Suku bangsa, bahasa, serta kebudayaan
Seirama dalam gerak 'tuk galang persatuan.

Suku-suku bangsa menyebar di seluruh nusantara
Merasa satu bangsa Indonesia harus dipelihara
Jiwa sumpah pemuda membangkitkan gelora
Cintai negeri meliputi darat, laut, dan udara.

Semboyan bhineka tunggal ika tertanam di sanubari
Gerakkan pola pikir, langkah kaki, dan jari-jemari
Torehkan prestasi bentuk kecintaan pada negeri
Mengabdi dengan keikhlasan hati tiada terperi
Mengikuti era digital menuju negara berdikari.

Rakyat bersatu untuk tujuan yang besar
Menculkankekuatan raksasa tiada pudar
Menuju negara bermartabat dan bersinar
Tersohor hingga mancanegara sangat cetar
Kesetiaan dan pengabdian tak pernah ingkar
Memoles segala bidang demi kejayaan berkibar.

Hindari disintegrasi tak sekadar wacana mini
Persatuan dan kesatuan terjaga di semua lini
Hiasi seluruh aspek kehidupan hingga kini
Membutuhkan tekad membara bagai agni
Sinergikan daya secara yakin dan berani.

Hindari perilaku memicu tercerai-berai
Memedomani norma serta nilai-nilai
Tak membiarkan sekejap pun lalai
Semua aksi selalu terbayar tunai.

Memberikan kepada negara yang terbaik
Kerelaan berkorban terbaca kurva terus naik
Upayakan persatuan bisa terus-menerus memekik.

Bondowoso, 27 Oktober 2023

Selasa, 12 Desember 2023

BADAI MENGHEMPAS

 


Oleh: Istantini

Mainstream Reflektif

Badai terkadang menghantam tiba-tiba
Tanpa pemberitahuan serta aba-aba
Melumpuhkan dan memantik iba.

Bagai hempasan sangat dahsyat
Menghadirkan dunia diliputi pekat
Diri tiada siap, lunglai pun memahat
Keterpurukan membentang tiada sekat.

Tiada terjeda berkeluh kesah akan realita
Konsep diri tegar hanya wacana semata
Kehidupan porak-poranda tiada tertata
Melenyapkan semua asa dan cita-cita
Tak berhak layangkan satu pun pinta.

Suasana kehidupan teramat pengap
Menghadirkan sesak terus hinggap
Terkungkung isak nan penuh ratap
Kesedihan terasa tinggal menetap
Penderitaan selalu saja menyekap
Nestapa menyergap dan melahap

Akankah segera berlalu masa suram?
Semangat kembali hadir menepis kelam
Menyolder kekuatan melupakan kisah silam
Menyatukan panel-panel energi agar tergenggam
Menyiapkan masa depan dengan restu semesta alam.

Bersyukur bisa bangkitkan semangat dari titik lemah
Totalitas upaya terfokus satu tujuan tanpa menyerah
Bermental baja dan senantiasa bersiaga tiada lelah
Tiada tumbang meskipun cecar badai menjarah.

Menerima semua suratan dengan hati ikhlas
Tiada berhenti berusaha dan berdoa tanpa malas
Meyakini ada kebahagiaan di balik badai menghempas.

Bondowoso, 18 November 2023

Entri yang Diunggulkan

SEHAT BERPUASA

Oleh: Istantini Mainstteam Analitis Berpuasa Ramadan sangatlah nikmat Tak sekadar kualitas ibadah meningkat Tubuh pun memberikan reaksi kian...